Cara Flash Samsung Galaxy V SM-G313HZ

by aries on May 23, 2016

Beberapa hari yang lalu, masuk servisan Samsung Galaxy V SM-G313HZ. Sedangkan kerusakannya adalah HP tersebut sering tiba-tiba mati sendiri padalah kondisi baterai masih ada. Kalau dinyalakan lagi, kadang bisa kadang tidak. Selain itu kadang juga perlu untuk dilepas lalu dipasang baterainya, baru kemudian bisa nyala lagi setelah ditekan tombol power.

Melihat indikasi eror diatas, sepertinya kerusakan ini mengarah ke masalah hardware, namun untuk memastikannya terlebih dahulu kita akan coba melakukan cara Flash Samsung Galaxy V SM-G313HZ. Berikut langkah-lagkahnya;

  1. Download odin 3.7 dari situsĀ  http://bit.ly/1VNUSO5, lalu ekstrak
  2. Download firmware Samsung Galaxy V SM-G313HZ dari situs sammobile.com lalu ekstrak. Caranya; Bisa baca tutorial download firmware Samsung dari sammbile.com
  3. Download driver Samsung dari situs http://bit.ly/20rfZnX, ekstrak lalu install driver tersebut.
  4. Jika Anda menggunakan minimal windows 7 dan terkoneksi ke Internet, langkah No. 3 diatas bisa di skip.
  5. Masuk download mode. Caranya; Samsung Galaxy V dalam keadaan off, tekan dan tahan ketiga tombol (power, home dan vol bawah). Setelah masuk ke Odin, lepaskan ketiga tombol tersebut, baru kemudian tekan tombol vol atas.
  6. Buka Odin 3.7 yang sudah kita ekatrak tadi
  7. Koneksikan HP ke PC dengan kabel USB. Jika driver sudah terinstall dengan benar, secara otomatis pada ID COM akan berubah warna biru.
  8. Setelah itu klik AP, lalu masukkan firmware Samsung Galaxy V SM-G313HZ yang sudah kita ekstrak sebelumnya.
  9. Tunggu beberapa saat sampai firmware berhasil di load.
  10. Pada bagian Option, hanya centang Auto Reboot dan F. Reset Time
  11. Langkah selanjutnya klik Start
  12. Setelah ada notifikasi RESET di Odin (Proses Flash dengan Odin selesai), kita cabut kabel USB dan tunggu proses Samsung Galaxy V SM-G313HZ sampai kembali nyala sempurna.

Untuk mempermudah tentang Cara Flash Samsung Galaxy V SM-G313HZ, berikut ini kami sertakan panduan berupa tutorial videonya;

Catatan: Setelah lebih dari satu minggu, user tidak lagi kembali untuk melakukan komplain berarti bisa dipastikan masalah eror yang sudah saya jelaskan di atas hanya dari segi systemnya (bukan karena kerusakan hardware).

Comments on this entry are closed.