Cara Membuat Efek Stiker 3D pada Teks dengan Photoshop

by Siti Eka Kurniati on July 27, 2015

Kali ini kami akan memberikan tutorial pada teks menggunakan photoshop. Efek ini akan menampilkansn ebuah teks yang akan berubah menjadi bentuk 3 dimensi yang tampak glossy (berkilau). Efek ini bekerja dengan mengandalkan beberapa layer style seperti bevel & emboss, drop shadow, gradient overlay dan yang lainnya.

contoh hasil Cara Membuat Efek Stiker 3D pada Teks dengan Photoshop

Teks pada gambar di atas terlihat seperti menyembul dan tampak berkilau bukan? nah, berikut adalah langkah-langkah membuatnya.

  • Siapkan lembar kerjamu, kamu bisa menggunakan ukuran A4 landscape atau ukuran apa tapi usahakan dengan margin yang landscape (mendatar).
  • Aktifkan gradient tool lalu klik pada gradient editor untuk mengatur warnanya.
  • Pada tab gradient editor, pilih jenis gradient yang 2 warna lalu atur warna dari terang ke gelap. Untuk mengatur masing-masing warnanya, double klik pada panah kecil pada panel geser untuk memunculkan color picker. (pada tutorial ini menggunakan warna biru terang ke biru gelap).
  • Aplikasikan gradient ke lembar kerja dengan arah seperti pada gambar.
  • Ubah layer backround ke bentuk smart object, klik kanan pada layer backround lalu pilih convert to smart object.
  • Aktifkan Type Tool pada toolbar (bisa juga dengan menekan huruf T di keyboard).
  • Ketikkan teks yang akan kamu beri efek 3D. pada tutorial ini kami menggunakan jenis huruf Hobo Std dengan ukuran 140 pt.
  • Duplikat layer teks, tekan Ctrl + J
  • Beri nama layer salinan menjadi teks dan layer asli menjadi stroke. Double klik pada nama layer untuk mengganti nama.
  • Aktifkan layer stroke dan beri layer style stroke pada layer tersebut. Untuk memunculkan kotak dialog layer style kamu bisa mendouble klik pada layer tersebut atau dengan menekan ikon add a layer style (fx) pada bagian bawah panel layer lalu pilih stroke.
  • Ubah ukuran stroke hingga tak ada batas di antara masing-masing huruf. Dalam contoh kami menggunakan ukuran 90 pixel. Beri warna stroke dengan warna putih sedikit keabu-abuan, kamu bisa menggunakan kode warna #ebebeb
  • Ubah layer stroke menjadi smart object. Caranya sama seperti tadi, klik kanan pada layer tersebut lalu pilih convert to smart object.
  • Lakukan hal yang sama pada layer teks, ubah jadi bentuk smart object.
  • Copy kayer teks dua kali, aktifkan layer teks kemudian tekan Ctrl + J sebanyak dua kali
  • Ubah fill dari kedua salinan layertersebut menjadi 0
  • Aktifkan layer stroke lalu salin layer tersebut dengan menekan tombol kombinasi Ctrl + J.
  • Letakkan layer salinan dari stroke ke bagian paling atas dan isi fill nya dengan nilai 0
  • Double klik layer stroke, ini akan memunculkan kotak dialog layer style. Klik bagian bevel & emboss, atur kedalamannya (depth) jadi 100 % dengan ukuran 35 pixel. Beri nilai 80° pada angle dan 40° pada altitude, jangan lupa beri check list pada Use Global Light dan pada anti aliased. Pada bagian shadow mode gunakan warna gelap dari warna yang kamu pilih untuk backround (kami menggunakan warna biru gelap)
  • Klik pada bagian Inner shadow, pada blending mode seperti tadi menggunakan warna biru gelap dan beri nilai 120° pada angle dengan jarak 0 pixel choke 30% dan ukuran 30 pixel
  • Klik pada bagian drop shadow,
  • Jika sudah menerapkan semua style di atas, klik Ok maka tampilannya akan seperti pada gambar di bawah ini
  • Aktifkan layer teks, lalu double klik layer tersebut untuk membuka tab layer style. Klik pada bagian bavel & emboss. Ubah ukurannya menjadi 15 pixels dengan angle 120° dan altitude 70° lalu beri tanda centang pada anti aliased
  • Klik pada bagian Inner shadow, atur inner shadow nya seperti gambar di bawah ini. Opacity 50%, angle 120° dan ukurannya 10 pixels.
  • Klik pada bagian gradient overlay, dan pilih warna kesukaanmu dengan mengklik gradient color picker.
  • Setelah selesai mengatur layer style di atas, klik OK. Sekarang waktunya kita memberi layer style pada layer teks salinan yang pertama, double klik layer dengan nama ‘Teks Copy’ (double klik jangan pada area namanya, tapi di sebelahnya, jika kamu mendouble klik pada bagian namanya itu berfungsi untuk merubah nama)
  • Kotak dialog layer style akan terbuka, klik pada bagian bevel & emboss, gunakan ukuran 5 pixel dengan angle di ubah jadi 0° dan altitudenya 70° (jangan lupa memberi tanda centang pada kolom use global light. Pada bagian shadow mode nya ubah opacity jadi 25 %
  • Klik paada bagian contour, beri check list pada kolom anti-aliased lalu tekan OK.
  • Sekarang saatnya beralih pada layer teks copyan yang ke dua, double klik layer ‘Teks Copy 2’ untuk memunculkan tab layer style. Klik pada bagian bevel & emboss. Gunakan style Outer Bevel dengan kedalaman 150% dan ukuran 25 pixel. Ubah angle jadi 120° dan altitude 70°, jangan lupa berikan centang pada kolom Use Global Light. Pada highlight mode, ubah opacitynya jadi 100%, begitu juga pada bagian shadow mode nya.
  • Klik pada baguan gradient overlay dan pilih jenis gradient dengan warna dari hitam ke putih, ubah opacitynya jadi 20% lalu klik OK
  • Yang terakhir kita akan memberi layer style pada stroke copy. Double klik layer teratas lalu setelah kotak dialog layer style terbuka, klik pada bagian bevel emboss. Ubah ukurannya jadi 10 pixel dengan soften nya 5 pixe. Beri nila -155° pada angle dan 70° pada altitude. Klik OK
  • Sekarang kamu sudah bisa melihat hasil akhirnya.

Comments on this entry are closed.