Cara Membuat Refleksi Pada Air Dengan Photoshop

by aries on July 11, 2015

Dalam tutorial kali ini kita akan belajar menerapkan efek refleksi pada dengan adobe photoshop. Efek ini bisa diterapkan pada foto apapun yang kamu suka (meski cenderung lebih bagus bekerja lebih baik pada foto yang sudah ada gambar airnya. Contoh penerapan efek refleksi pada air dengan photoshop adalah gambar di bawah ini.

contoh hasil Cara Membuat Refleksi Pada Air Dengan Photoshop

Pada gambar di atas, seperti terdapat gambar danau di tengah hutan. Namun aslinya danau tersebut adalah hasil editan dari efek refleksi air dengan adobe photoshop. Berikut adalah tutorial panduan untuk membuat efek refleksi air menggunakan adobe photoshop.

  • Buka gambar yang ingin kamu tambahkan efek refleksi air nya. Klik menu File – Open (Ctrl + Open)
  • Duplikat layer backround, tekan Ctrl + J.
  • Perlebar ukuran kanvas (lembar kerja) klik menu Image, pilih Canvas Size, secara otomatis akan muncul kotak dialog Canvas Size seperti pada gambar di bawah ini. Atur Height (tinggi) nya jadi 100 lalu ubah satuannya jadi percent, beri checklist pada kolom relative. Pada bagian Anchor, klik kotak pada baris pertama kolom ke dua (yang dilingkari pada gambar). Pada canvas extension color pilih warna putih (white).
  • Pindah layer duplikasi ke kanvas bagian bawah. Tekan Ctrl + T, klik kanan pilih Flip Vertical
  • Tekan Ctrl+Shift+Alt+E, perintah ini untuk menggabungkan semua layer pada sebuah layer baru (tanpa mengganggu layer yang di gabungkan. Perintah ini menghasilkan layer 2 seperti pada gambar di bawah ini.
  • Buat layer baru di atas layer 2, klik ikon add new layer pada bagian bawah panel layer
  • Pada layer 3 tersebut, klik menu edit pilih fill, akan muncul tab fill. Pada drop down content, pilih white. Klik OK
  • Sebelum berlanjut ke langkah berikutnya, pastikan warna foregroundmu hitam dan bakcround color mu putih.
  • Masih di layer 3, klik meni Filter, pilih Filter Gallery. Pada drop down sebelah kiri, cari Halftone Pattern, buat ukurannya jadi 10 dengan nilai kontras 4, pilih pattern dengan tipe Line. Klik OK.
  • Dengan layer 3 yang masih aktif, tekan Ctrl + Klik pada layer 1 (ini akan me load seleksi layer 1 tapi dengan layer 3 yang aktif)
  • Klik menu Edit, pilih transform lali pilih Skew. Sambil menekan dan menahan tombol SHIFT dan ALT, seret salah satu sudut bagian bawah. Hasilnya akan seperti pada gambar di bawah ini.
  • Tekan Enter jika sudah.
  • Tekan Ctrl + D untuk menghilangkan seleksi.
  • Klik menu Layer, pilih duplicate layer. Akan muncul kotak dialog seperti pada gambar. Jangan langsung tekan OK, tapi pada bagian Destination drop down document pilih New.
  • Setelah menekan OK, akan tercipta lembar kerja baru dengan layer 3 tadi telah terduplikasi di lembar kerja tersebut. Simpan lembar kerja baru tersebut dengan format PSD. Klik File – Save as – beri nama sesukamu. Disini kami memberi nama water ripples.
  • Tutup lembar kerja tersebut lalu beralih ke lembar kerja yang kita buka pertama kali tadi.
  • Hapus layer 3 (tekan Del pada keyboard)
  • Pada layer 2, ubah layer tersebut ke bentuk smart object. Klik kanan pada layer 2 dan pilih convert to smart object. Pengubahan ke smart object ini akan membantumu mengubah filter yang akan kamu terapkan nanti jika ada yang tidak sesuai dengan hasil (hamper sama dengan fungsi layer style yang sewaktu-waktu bisa di ubah atau di hapus)
  • Beri filter motion blur. Klik menu Filter sorot submenu blur lalu pilih motion blur. Atur angle nya jadi 90° dengan jarak 15 pixels (jarak bisa menyesuaikan ukuran dan resolusi gambar yang kamu punya)
  • Klik menu Filter, pilih distort kemudian pilih displace. Akan muncul kotak dialog seperti pada gambar di bawah ini. Atur horizontal scale nya jadi 8. Setelah kamu menekan OK, otomatis akan terbuka jendela untuk kamu menemukan file PSD yang telah kamu simpan tadi. Klik Open jika sudah ketemu.
  • Agar efek displace ini tidak berdampak pada bagian atas (hanya pada bagian airnya saja) kita harus menghapus sebagian dari layer 2. Cara kita menghapusnya bukan dengan eraser tool melainkan dengan teknik masking. Dengan layer 2 yang masih aktif, tekan Ctrl lalu klik pada layer 1 (me loud seleksi layer 1)
  • Setelah seleksi ditampilkan tekan ikon add layer mask pada bagian bawah panel layer.
  • Otomatis area bagian atas layer 2 akan terhapus, tapi batas antara efek air dengan gambar masih terlalu kasar. Bisa kita haluskan, klik layer mask yang tadi dibuat.
  • Klik menu filter, sorot blur, pilih Gaussian blur. Atur radiusnya jadi 40 pixel (bisa menyesuaikan dengan gambar yang kamu gunakan)
  • Klik thumbnail create fill or adjustment layer pada panel layer bagian bawah. Pilih Hue / Saturatuon.
  • Tekan dan tahan tombol ALT lalu klik di antara layer Hue / Saturation dan layer 2. (ini dilakukan agar fungsi Hue / Saturation hanya akan berpengaruh pada layer 2 saja)
  • Pada tab hue saturation, beri tanda centang pada colorize dan atur Hue nya dengan nilai 210.
  • Kurangi opacity dari hue saturation jadi 50% (opacity bisa menyesuaikan warna pada gambar kamu)
  • Hasilnya bisa kamu lihat di bawah ini

Comments on this entry are closed.