Cara membuat WPAP dengan Adobe Illustrator CS6

by aries on June 25, 2015

WPAP adalah gaya seni pop art yang diciptakan oleh Wedha Abdul Rasyid. WPAP dulunya lebih dikenal dengan sebutan FMB (Foto Marak Berkotak). Seni ini dicanangkan oleh pria yang lahir tahun 1951 karena beliau mengalami penurunan daya penglihatan di usia 40 tahun sehingga kesulitan menggambar wajah dalam bentuk yang realistis sekaligus mendetail. Oleh karena itu Wedha kemudian menciptakan illustrasi dengan gaya kubisme.

Cara membuat WPAP dengan Adobe Illustrator CS6

Seniman yang mendapat julukan Bapak Illustrasi Indonesia ini dulu harus melewati proses panjang untuk pembuatan karya WPAP, tidak seperti sekarang yang dipermudah dengan bantuan teknologi. Teknologi zaman sekarang sangat membantu proses pembuatan WPAP. Dengan perangkat lunak seperti Corel Draw dan Adobe Illustrator, pembuatan WPAP bisa jadi jauh lebih mudah dan efisien seperti tutorial pembuatan WPAP menggunakan Adobe Illustrator berikut ini.

  1. Pertama-tama tentunya kita membutuhkan gambar yang akan kita buat WPAP nya
  2. Buat layer baru di atas gambar beri nama WPAP
  3. Gambar pola menggunakan pen tool. Pola tidak boleh memiliki sisi melengkung (tidak boleh berbentuk kurva). Agar stroke tidak mengganggu, kamu bisa menekan ctrl + klik pada gambar mata di layer WPAP
  4. Warnai tiap pola menurut warna pada gambar. Kita bisa menggunakan Eyedropper tool untuk meng-copy warna dari gambar.
  5. Ubah warna ke hitam putih untuk memudahkan koreksi warna saat proses pewarnaan. Caranya : Klik menu Edit – Edit Color – Convert to Greyscale.
  6. Buka panel swatch dan pilih PANTONE + CMYK Coated. Disitu terdapat banyak sekali pilihan warna yang bisa kita gunakan dalam proses pewarnaan. Aplikasikan warna dengan berdasar pada gelap terang pada gambar. Usahakan memilih warna yang berani dan keluar dari warna asli agar kesan pop art nya lebih dapat.
  7. Buat layer baru di bawah layer WPAP. Beri backround warna atau kita bisa mengkreasikan dengan bentuk-bentuk kubisme.
  8. Simpan gambar ke dalam bentuk JPEG. Caranya : Klik File – Export – Pilih extensi JPEG – atur resolusi – OK.

Gimana..? Mudah kan, langsung saja praktekkan dan tanyakan jika ada yang belum jelas. Selamat mencoba..!

Comments on this entry are closed.