Ciri Toko Online Palsu

by Siti Eka Kurniati on October 5, 2015

Kamu suka berbelanja online? Jika ya, maka kamu perlu berhati-hati saat berbelanja online. Akhir-akhir ini marak penipuan melalui online shoping yang korbannya tidak bisa dikatakan sedikit dan uang yang terbilang juga termasuk nominal yang besar.

toko online penipu

Internet memang dunia yang sangat bebas, meski itu hanya dunia maya. Tapi, kebebasan tersebut kadang dimanfaatkan oleh seseorang untuk menjadikan celah-celah kejahatan. Termasuk penipuan melalui belanja online. Di bawah ini ada beberapa tips yang bisa kamu perhatikan saat ingin membeli barang secara online , ayo kita simak baik-baik supaya ngga kena tipu-tipu agen bodong

Promosi Berlebihan

Apapun yang namanya BERLEBIHAN itu tidak bagus. Itu juga jadi patokan pada promo-promo yang berlebihan. Semisal gadget yang terlampau murah dibandingkan harga asli di toko. Juga diskon-diskon tidak masuk akal dari toko online yang tidak terkenal. Harga yang terlalu miring juga bisa jadi patokan kamu curiga sama iklan tersebut. Misalnya saja kamera DSLR yang sekarang lagi banyak diincer (entak kalangan professional atau para pemula yang ingin belajar fotografi) rata-rata harga kamera itu berkisar dari 4 juta ke atas. Jadi apabila ada yang menawarkan padamu kamera DSLR dengan harga 3 atau malah 4 juta dengan label yang masih new sebaiknya kamu jangan percaya. Meski mereka bilang itu adalah barang BM (black market = pasar gelap) yang diambil langsung dari pelabuhan tanpa melalui bea cukai.

Hosting Gratisan / Murah

Situs yang berbayarpun belum tentu bisa dipercaya apalagi situs yang gratisan (bukan mau nuduh kalo situs gratisan itu ngga boleh dipercaya sama sekali). Nama tipu2 yang biasa digunakan adalah blogspot atau webly dll, pokoknya yang gratisan lah (sekali lagi bukan bermaksud menjelekkan).

SMS

Nah ini, sering banget kayaknya ada broadcast bahkan melalui SMS buat beli barang atau malah dapet hadiah apa gitu. SMS tersebut meminta anda untuk menghubungi kontak yang tertera pada isi pesan, yang mana biasanya nomornya berbeda dengan yang buat kirim pesan. Jangan percaya kalau kamu dapet broadcast seperti itu.

No COD (Cash on Delivery)

Nggak mau bayar di tempat atau diajak ketemuan buat liat barang itu kalau yang juang perseorangan. Jika toko online yang terpercaya maka dia akan menyediakan jasa COD yang memungkinkan pembeli membayar saat mereka sudah mendapatkan barangnya. Orang yang suka tipu-tipu ini biasanya paling anti dengan yang namanya COD, entah dengan berbagai alasannya. Kadang malah ada yang meminta syarat harus memberi DP 50% terlebih dulu sebelum COD, jika kamu menemui penjual tipe seperti ini lebih baik kamu membatalkan transaksinya saja.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2

Comments on this entry are closed.