Dampak & Penyebab Malware Pada HP Android

by Ummy Tsabit on January 6, 2016

Jumlah pengguna perangkat Android yang semakin besar saat ini, telah menarik perhatian para penjahat cyber, yang telah mulai menggandakan upaya mereka untuk secara ilegal mendapatkan informasi pribadi dari pemilik Android. Dengan banyaknya informasi sensitif seperti nomer rekening, detil akun, password, dan masih banyak info penting lainnya yang tersimpan di perangkat mobile yang kamu miliki, maka hal tersebut bisa jadi hal yang perlu perhatian serius. Kita harus mewaspadai akan terjadinya serangan malware atau virus pada HP Android kita. Malware adalah singkatan dari malicious software yang berarti perangkat lunak yang berbahaya. Untuk bisa menentukan langkah yang tepat, maka kita harus lebih dulu mengetahui bagaimana cara malware atau virus akan memberikan dampak atau efek pada ponsel Android dan apa penyebab aplikasi yang mengandung malware bisa terinstal di ponsel kita.

malware android

Apa dampak Malware pada perangkat Android?

Ada beberapa fungsi utama Malware yang bisa masuk ke perangkat Android, yakni :

  • Ransomware : program ini akan membatasi akses pada perangkat yang terjangkiti, seperti halnya mencegah penggunanya untuk meluncurkan dan membuka sebuah aplikasi. Mereka akan menuntut sejumlah pembayaran dalam rangka agar bisa membuka kembali akses perangkat tersebut.
  • SMS Trojans : aplikasi ini diam-diam akan mengirim beberapa pesan singkat (SMS) ke beberapa nomer premium, dan akan menaikkan tagihan telepon sang pengguna secara curang. Sehingga, pulsa yang dimiliki pengguna bisa langsung tersedot habis.
  • Adware : adware akan secara otomatis menampilkan beberapa iklan pada perangkat pengguna, seringkali terdapat di tirai notifikasi. Yang perlu dicatat adalah, aplikasi ini tergolong ke dalam “grey area” alias wilayah abu-abu, karena mereka mungkin saja tidak menyebabkan bahaya serius bagi perangkat, namun juga mereka sangat mengganggu karena akan terus menerus muncul.
  • Spyware : Spyware adalah istilah yang kurang begitu spesifik daripada yang lain dalam daftar ini, namun mencakup semua malware yang bertujuan untuk memata-matai dan mengumpulkan data dari para penggunanya, seperti kartu kredit dan password akun.

Bagaimana bisa kamu mendapatkan Malware pada perangkat Android?

Cara paling umum mendapatkan malware pada Android sejauh ini adalah, akibat menginstal sebuah file APK yang terinfeksi malware dari sumber pihak ke tiga yang tidak terpercaya. Ini bisa menjadi masalah yang besar, seperti yang terdapat pada aplikasi keyboard yang dibajak, karena bahkan jika mereka bisa bekerja, namun bisa saja berisi sebuah key logger (sebuah program yang dapat memantau penekanan tombol pada keyboard, sehingga orang lain dapat mengetahui password dan informasi apapun yang kita ketik) yang akan merekam setiap ketikan tombol keyboard yang kamu buat. Tentu saja, jika kamu tidak menaruh perhatian dengan seksama, membuka sebuah situs yang samar-samar (shady) mungkin juga bisa menarikmu untuk men-download file berbahaya ke perangkatmu, tetapi terlebih dulu mereka memerlukan pengguna untuk membuka dan menginstal file tersebut agar efeknya bisa bekerja.

Hal utama yang harus diingat tentang malware di Android adalah, bahwa kamu harus benar-benar menginstal aplikasi yang terinfeksi malware terlebih dulu baru bisa terkena dampaknya. Pembuat  malware akan menggunakan teknik yang semakin pintar dan canggih untuk mencoba dan menipu kamu agar mau melakukan hal itu. Karena pembuat malware mencoba untuk mendapatkan uang untuk perbuatan buruk mereka, mereka terus-menerus mencari cara baru agar malware buatan mereka bisa terinstal pada perangkat Androidmu. Rekomendasi terbaik adalah untuk tetap berpikir dua kali sebelum kamu menginstal software dan aplikasi yang belum terpercaya atau mengklik link yang kelihatannya aneh.

Singkatnya, jika akal sehat dan logikamu mengenai website abal-abal digunakan, maka perangkat Androidmu akan cenderung baik-baik saja. Bagi pengguna yang kurang melek teknologi kemanan (seperti mereka yang mungkin masih bingung antara mana download iklan palsu dengan tombol download yang nyata), maka secara teori, menggunakan sebuah aplikasi antivirus mungkin bisa menjadi solusi yang baik untuk menangkal virus di ponsel Android mereka.

Comments on this entry are closed.