Hadapi gempuran Android & iOS, Microsoft ciptakan terobosan baru

by aries on October 19, 2014

Setelah diakuisisi oleh Microsoft, vendor yang dulu pernah berjaya didunia ponsel Nokia, kini sedang terpuruk ditengah gempuran berbagai smartphone dengan platform Android dan iOS. Nokia yang dulu sempat ngotot dengan OS Windows Phone, juga telah mencoba peruntungan dengan mengeluarkan produk Android yang bukan asli Android (tanpa disertai layanan khas Google), dengan label Nokia X dan X2. Namun ternyata itu belum cukup berhasil mendongkrak penjualan Nokia.

Bagi Microsoft sendiri, meski dahulu merupakan penguasa didunia PC dengan menguasai lebih dari 90% pangsa pasar, namun Microsoft sadar jika minat masyarakat terhadap PC kini tengah lesu. Saat ini, kebanyakan orang lebih memilih menggunakan smartphone dan tablet daripada PC.

Hadapi gempuran Android & iOS, Microsoft ciptakan terobosan baru

Agar tidak semakin terpuruk, Microsoft mengambil beberapa tindakan penting guna menghadapi persaingan ketat dunia gadget sekarang ini. Microsoft mencoba menggandeng pabrikan lain untuk bergabung memproduksi Windows Phone. Bahkan, Microsoft berani merevisi kebijakan mereka dan menggratiskan biaya lisensi bagi vendor lain yang berminat menggunakan OS Windows Phone. Ketentuan gratis biaya lisensi ini hanya berlaku untuk perangkat dengan ukuran dibawah 9 inchi saja. Ini penting dilakukan supaya para partner OEM (Original Equipment Manufacture) bisa merilis smartphone berbasis Windows Phone dengan harga yang murah agar mampu bersaing dengan smartphone Android.

Microsoft juga menghapus biaya tahunan bagi para pengembang aplikasi Windows Phone baik yang sudah lama bergabung ataupun ingin bergabung. Langkah ini dilakukan untuk menarik minat para pengembang aplikasi agar mau menjajakan aplikasinya di Windows Phone, sehingga semakin banyak aplikasi yang tersedia di Windows Phone seperti halnya pada Google Play Store ataupun Apple Store. Saat ini, para pengembang cukup membayar biaya registrasi awal sebesar $19 atau sekitar Rp. 225.000 saja.

Bukti keseriusan Microsoft untuk menggandeng pabrikan lain adalah, vendor local Advan baru saja meluncurkan dua tablet baru Vanbook W80 dan W100 yang menggunakan OS Windows Phone.

Tak hanya itu, CEO Microsoft Satya Nadella baru-baru ini juga telah terbang ke Tiongkok untuk menemui secara langsung CEO Xiaomi, Lei Jun. Pertemuan kedua petinggi ini kabarnya membicarakan rencana kerjasama Microsoft dan Xiaomi untuk meproduksi smartphone Windows Phone murah namun berkualitas untuk kelas low-end. Kenapa harus Xiaomi? Sudah menjadi rahasia umum, ini berkat kesuksesan Xiaomi yag mampu menggeser Samsung diurutan pertama penguasa smartphone di negeri China dengan trik penjualan andalannya berupa Flash Sale dari smarphone seri Xiaomi Mi3 dan seri lainnya. Apakah berita itu benar adanya atau hanya sekedar rumor saja? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

Comments on this entry are closed.