Kelebihan dan Kekurangan Wireless Charger

by Siti Eka Kurniati on December 29, 2015

Teknologi terbaru telah diluncurkan untuk Smartphone High-End pada bidang charger. Teknologi ini adalah tentang Wireless Charger. Ya, kamu tidak perlu mencolokkan kabel ke socket charger kamu. Kamu hanya perlu memastikan bahwa Wireless Charger kamu terhubung dengan listrik saja.  Untuk mengecas ponsel kamu, yang harus kamu lakukan hanyalah dengan meletakkan di atas Wireless Charger, yang biasanya berbentuk seperti papan atau bantalan Smartphone. Dengan otomatis ponbsel kamu akan terisi dengan energi radiasi dari papan tersebut.

Wireless charger menggunakan teknologi radiasi induksi. Radiasi induksi berasal dari kumparan resonansi yang dihasilkan oleh Wireless Charger. Radiasi induksi tersebut disampaikan ke panel Smartphone dan diteruskan untuk di ubah menjadi tenaga listrik dan diisikan ke baterai. Masing-masing antara kumparan dan panel akan menghasilkan koneksi transformasi listrik dan sehingga pengisian berlangsung. Maka kesimpulan ilmiahnya, semakin dekat ponsel kamu dengan Wireless Charger dan tanpa halangan, maka akan semakin cepat pula pengisian baterai ponsel kamu.

Disamping itu tetap ada Kelebihan dan kekurangan Wireless charger yang akan di sebutkan sebagai berikut:

Kelebihan Wireless Charger
1. Apabila ponsel mendukung, maka dapat mengecas lebih dari satu sekaligus
2. Praktis, hanya tinggal menaruh pada wireless charger saja
3. Lebih aman untuk mengecas semalaman
4. Bebas karat karena semua komponen tertutup
5. Meminimalisir adanya daya yang masuk berlebih atau korslet

Di samping kelebihan yang orang awam lihat sangat menakjubkan, tetapi juga menyimpan banyak kekurangan yang telah diutarakan oleh penggunanya. Hal yang dikeluhkan oleh pengguna wireless charger adalah termasuk kekurangan dari wireless charger sendiri.
Kekurangan wireless charger adalah sebagai berikut:

Kekurangan Wireless Charger
1. Radiasi mengakibatkan panas pada ponselmu
2. Proses pengisian lebih lama karena tidak fokus
3. Lebih mahal berkali lipat
4. Lebih boros energi listrik
5. Pengisian tidak akan berjalan apabila ponsel terlalu jauh dari wireless charger

Kesimpulan yang bisa saya tarik adalah Wireless Charger adalah lebih boros energi dan menghasilkan polusi yang berupa suhu panas. Tetapi disisi lain Wireless charger digunakan secara praktis. Dan berguna apabila socket kamu sudah longgar sehingga kamu harus sedikit kesusahan karena mencari posisi charger yang benar agar pengisian berjalan.

Demikian kelebihan dan kekurangan wireless charger, semoga bisa menjadi acuan kamu untuk memilih charger mana yang cocok untuk ponsel kamu.

Comments on this entry are closed.