Layar AMOLED vs Layar LCD

by aries on May 28, 2014

Smartphone dan tablet mayoritas sudah menggunakan teknologi layar sentuh. Untuk itu, demi kenyamanan baik dari segi tampilan layar yang tajam namun tetap terasa ‘adem’ di mata ataupun dari segi responsivitas layar yang bagus seperti untuk menggunakan berbagai fitur, main game dan membuka aplikasi, beberapa vendor menyematkan teknologi layar sentuh berupa layar AMOLED.

Sebenarnya, apa itu layar AMOLED dan apa sih perbedaannya dengan layar LCD? Saya yakin, masih banyak yang belum tahu persis mengenai perbedaan antara keduanya sekaligus kelebihannya. Makanya simak penjelasannya berikut ini.

Perbedaan Layar AMOLED dengan Layar LCD pada smartphone

Jauh sebelum teknologi ini muncul, banyak sekali smartphone atau perangkat lain seperti monitor komputer, layar laptop dan lain sebagainya yang sudah menggunakan layar LCD.

LCD

Sesuai namanya, layar LCD berbekal medium kristal cair yang disematkan di antara kaca atau bahan transparan lain. Untuk membuktikannya, coba sentuh layar LCD laptop atau notebook kamu, pasti ada sejenis cairan yang terdapat di dalamnya. Layar LCD ini mampu menampilkan warna yang sangat natural, tetapi memerlukan penerangan tambahan atau back light karena LCD tidak bisa menghasilkan cahaya sendiri.

Sedangkan tekonolgi yang digunakan dalam layar LCD adalah IPS atau In-Plane Switching yang mampu meningkatkan reproduksi warna dan sudut pandang optimal yang lebih luas. Selain IPS, LCD juga ada yang menggunakan teknologi layar TFT.

AMOLED

Baru-baru ini mulai bermunculan smartphone hig-end dengan tekonologi layar AMOLED atau Active Matrix Organic Light emitting Diode. Sedangkan material layar AMOLED adalah lapisan polimer tipis yang akan menyala saat dialiri listrik. Oleh karena itu, tidak membutuhkan back light sebagaimana LCD.

Samsung adalah pabrikan asal Korea Selatan yang mengelurkan layar AMOLED ini. Kelebihan teknologi AMOLED adalah tidak memerlukan back light sebagiamana LCD. Selain itu, kontras dari layar AMOLED, ketajamannya dan kecerahannya lebih tinggi daripada LCD, namun tidak menguras daya. Jadi, ketahanan baterai bisa dijamin.

Namun sayang, komponen dari layar AMOLED lebih mahal daripada komponen layar LCD. Makanya itu, belum banyak vendor yang menyematkan teknologi layar AMOLED ini. AMOLED memiliki varian lain yaitu super AMOLED yang jauh lebih hemat daya sekitar 20% daripada AMOLED. Selain itu, super AMOLED bisa meminimalisir pantulan dari cahaya sinar matahari, tetap bisa terlihat dari sudut 180 derajat, tingkat kontras dan kecerahan lebih tinggi. satu lagi, layar super AMOLED lebih tipis bila dibandingkan AMOLED. [ sumber | tabloidsinyal ]

Comments on this entry are closed.