Mengupas Tuntas Keluarga Google Nexus

by aries on April 4, 2015

Meski gaungnya tak semoncer keluarga Galaxy-nya Samsung, namun kalau bicara soal gengsi, Nexus memiliki tempat terhormat di mata para penggunanya. Ini bukan hanya karena Nexus mrupakan produk ekslusif besutan Google, namun Nexus juga bisa menjadi patokan untuk produk Android selanjutnya. Dalam kurun waktu 4 tahun, Google telah memproduksi 6 smartphone, 3 tablet, dan 2 gadget dalam keluarga Nexus. Ingin tahu spesifikasi dan ulasan lengkap mengenai keluarga Nexus tersebut? Simak ulasannya berikut ini:

produk Google Nexus

NEXUS S
Pada Desember 2009, Samsung membuat gempar dengan merilis seri Galaxy, termasuk Galaxy S yang jadi cikal bakal dari seri S sekarang ini. Samsung juga merilis seri Nexus S yang mengusung OS Gingerbread. Pada saat itu, Nexus S berhasil terjual sebanayak 500 ribu unit dalam kurun waktu setahun.

NEXUS ONE
Ini merupakan seri pertama dari Nexus yang dikeluarkan oleh HTC pada Januari 2010. Pada saat itu Nexus One sudah memakai Android v2.1 Éclair, yang mana pada empat bulan kemudian sudah bisa di upgrade ke v2.2. Froyo.

GALAXY NEXUS
Setelah Nexus S berhasil sukses berat, akhirnya pada November 2011 Samsung kembali merilis smartphone Nexus yang di beri nama Galaxy Nexus. Galaxy Nexus merupakan smartphone pertama yang menggunakan OS Ice Cream Sandwich (v.4.0) kala itu.

NEXUS Q
Dunia teknologi gadget yang semakin berkembang, membuat Google juga ingin melebarkan sayap dengan memasuki ranah digital player dengan merilis Nexus Q pada Juni 2012. Gadget ini digunakan sebagai media untuk meningkatkan trafik penonton Youtube dengan mengintegrasikan TV HD dengan sound system rumahan. Namun produk ini kurang begitu sukses di pasaran.

NEXUS 7
Pada saat mulai bermunculan produk tablet dengan ukuran kayar 7 inchi, pada Juli 2012 tanpa di duga Google menugasi ASUS untuk mengembangkan Nexus 7. Tablet yang dijual dengan harga terjangkau ini menggunakan chipset Tegra 3 besutan Nvidia serta beroperasi dengan OS v4.1 Jelly Bean.

NEXUS 10
Pada Oktober 2012, Samsung tak mau ketinggalan dengan merilis tablet berukuran alayar 10.1 inchi bernama NEXUS 10. Pada tablet ini, sudah dibekali dengan memori internal yang besar (16GB) yang di topang dengan 2GB RAM. Samsung juga mempromosikan chipset buatan mereka sendiri, Exynos. Namun, seri ini juga kurang begitu sukses.

NEXUS 4
Google tidak hanya menyerahkan Nexus kepada Samsung dan HTC saja, kali ini pada tahun 2012 Google menyerahkannya kepada LG mobile, yang di beri nama Nexus 4. Seri yang menggunakan OS Jelly Bean ini memperkenalakan penggunaan wireless charging untuk pertama kalinya. Spesifikasinya juga mantap, sehingga LG mampu menjual hingga 3 juta unit.

NEXUS 5
Setelah cukup sukses mengawal Nexus 4, LG kembali mendapatkan tugas untuk mengembangkan smartphone Nexus. Sehingga, pada Oktober 2013 lahirlah Nexus 5 yang menjadi smartphone pertama yang menggunakan OS v.4.4, KitKat. Seri ini juga mengawali era penggunaan RAM 2 GB, yang telah menggunakan prosesor yang memiliki kecepatan di atas 2 GHz. Seri ini tergolong lumayan laris dan mendapat sambutan besar dari para konsumen.

NEXUS 6
Setelah cukup lama vakum dan tidak memberikan banyak kejutan, tiba-tiba pada Oktober 2014 Google memberikan gebrakan dengan merilis dua seri Nexus sekaligus. Yang pertama, mengeluarkan Nexus 6 yang kali ini tugasnya diberikan kepada Motorola. Tentu sebagai ‘anak asuh’ Google, tentu Nexus 6 mendapatkan prioritas dengan menggunakan OS 5.0 Lolipop untuk pertama kalinya. Memori RAM-nya pun sangat besar, yakni 3GB. Hal ini menyebabakan Motorola yang kala itu kurang terdengar gaungnya menjadi naik daun kembali.

NEXUS 9
HTC yang merupakan salah satu vendor yang cukup sukses mengembangkan seri Nexus kembali mendapat tugas dengan menyiapkan tablet berlayar 9 inchi. Tablet Nexus 9 ini dirilis hampir bersamaan dengan Nexus 6. Nvidia juga di gandeng kembali untuk memasok chipset.

NEXUS PLAYER
Misi Google untuk bisa menyediakan konten dan layanan khususnya Android TV agar bisa seperti Apple, kini semakin tampak jelas. Google merilis NEXUS Player yang berkolaborasi dengan Asus dan Intel yang memasok Intel Atom berkecapatan 1.8 GHz.
Itu tadi liputan seputar seri keluarga Nexus yang merupakan produk paten dari Google.

Comments on this entry are closed.