Pengiriman Servis Samsung Replika via JNE

by aries on November 6, 2015

Postingan ini adalah lanjutan dari artikel Cara Hard Reset Samsung Supercopy SM-G9006V. Seperti telah saya jelaskan pada artikel tersebut, Samsung Galaxy SM-G9006V ini adalah kiriman dari user di Jakarta yang mengalami masalah pada anga nol, pagar dan bintang.

Namun, karena metode hard reset tidak mempan akhirnya saya menerapkan metode flash Samsung replika tersebut. Setelah masalah eror diatas benar-benar fix, saya kontak user untuk melakukan pengiriman HP tersebut via JNE. Akan tetapi, dia meminta saya untuk menambahkan RAM pada Android replikanya.

Bukti Pengiriman Servis Samsung Replika via JNE

Selang satu hari setelah sukses memanfaatkan SDCard sebagai RAM tambahan, saya kembali kontak user untuk melakukan pengiriman. Nah yang perlu digaris bawahi ini adalah metode pengiriman via JNE. Karena proses pengiriman servisan Samsung Replika ditanggung user untuk itu user harus tahu, berikut penjelasannya;

Pengiriman via JNE dengan harga murah

Jika kita mahu lebih irit dalam melakukan pengiriman via JNE, packing HP dengan kaleng atau plastik yang kuat agar HP tersebut benar-benar aman. Karena proses pengiriman tentu bercampur dengan barang-barang yang akan di kirim oleh JNE. Jadi pastikan HP tersebut benar-benar aman jika tertumpuk oleh barang-barang lain. Jika ditanya oleh pihak JNE perihal isi paketan, bilang saja casing HP. [Baca juga; alltutorial.net menerima jasa flash samsung replika]

Sedangkan resiko pengiriman seperti ini jika pada kenyataannya HP jadi rusak, misalnya LCD pecah atau yang lainnya, pihak JNE tidak bertanggung jawab. Apalagi saya, jelas tidak. hehehe

Pengiriman via JNE dengan aman dan nyaman

Konsekuensi dari aman dan nyaman adalah harganya yang jauh lebih mahal, bisa dua kali lipat dari biaya pengiriman seperti di atas. Akan tetapi HP kita akan benar-benar aman karena, oleh pihak JNE di packing ulang dengan pelindung kayu. Selain itu, ada juga asuransinya lho. Jadi jika ada kerusakan, pihak JNE ikut bertanggung jawab.

Karena, biaya pengiriman baik dari atau ke user ditangung oleh user maka pilih sesuai dengan yang Anda inginkan. Kalau saya hanya sekedar mengiyakan sesuai permintaaan Anda.

Artikel ini saya buat dengan tujuan agar jelas dan gamblang jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan setelah HP sampai ke saya atau ke user.

D4US83 December 12, 2015 at 1:47 pm

“Jika kita mahu lebih irit dalam melakukan pengiriman via JNE, packing HP dengan kaleng atau plastik yang kuat agar HP tersebut benar-benar aman.” => Ini solusi bagus, karena kalau di packing kayu oleh JNE berat kiriman bisa bertambah 2x bahkan lebih. Nah ini yg saya tidak setuju ” Jika ditanya oleh pihak JNE perihal isi paketan, bilang saja casing HP” => Sebaiknya kita jujur ke JNE nya mengenai apa saja isi kiriman kita. Kalau hilang atau rusak JNE hanya akan mengganti sesuai dengan pengakuan saat mengirim. Kalau kita ngotot bahkan “mengancam” ke media massa,dll kita bisa di tuntut balik dengan tuduhan penipuan. Memang ada baiknya kita jujur karena kiriman kita itu akan naik pesawat. Gimana kalau kiriman kita itu termasuk barang berbahaya (dangerous goods) yg tidak boleh di muat di pesawat. kan kasian penumpang pesawatnya.

Comments on this entry are closed.