Penyebab Ponsel Mengalami Bootloop & Cara Mengatasinya

by Ummy Tsabit on November 26, 2015

Saat ini, sering sekali kita mendengar kasus smartphone atau tablet Android yang mengalami bootloop. Bootloop sendiri merupakan istilah untuk kegagalan system Android untuk menyalakan smartphone atau tablet android dikarenakan berbagai hal sehingga tidak bisa membuka menu home yang menampilkan berbagai aplikasi. Penyebab mengapa perangkat Android mengalami bootloop bisa bermacam-macam. Jika kamu penasaran, tentang apa yang menyebabkan ponselmu terjebak dalam bootloop, maka berikut ini akan kami ulas tentang beberapa penyebab utama bootloop agar bisa menemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya :

cara atasi bootloop

Penyebab perangkat Android mengalami bootloop :

  • Setelah menginstal stock atau custom ROM yang baru
  • Melakukan flashing pada ROM atau kernel yang tidak cocok dengan spek perangkat
  • Menjalankan aplikasi atau game yang tidak kompatibel
  • Penentuan izin yang salah untuk suatu aplikasi atau file
  • Menginstal custom mod atau theme

Namun yang paling sering terjadi adalah, perangkat Android akan mengalami bootloop segera setelah mem-flash stock atau custom ROM yang baru. Ini mungkin menjadi faktor utama dibalik masalah bootloop yang terjadi pada perangkatmu. Misalnya saja kamu mem-flash firmware versi terbaru atas versi yang lama. Data lamamu masih akan tetap ada di dalam perangkat dan firmware yang baru akan menggunakan Dalvik Cache dari ROM yang lama yang mungkin tidak kompatibel dengan file system yang baru sehingga akan mengakibatkan bootloop. Hal ini sebagian besar terjadi hanya bila perangkatmu mencoba untuk reboot setelah melakukan flash stock atau custom ROM.

Cara mengatasi bootloop pada perangkat Android

Setelah kamu mengetahui apa penyebab perangkatmu mengalami bootloop, kini akan kita bahas tentang cara mengatasi bootloop pada perangkat Android :

Metode 1 :

Jika perangkatmu masih menggunakan stock firmware, maka itu berarti kamu tidak perlu untuk menginstal custom recovery mode seperti CWM atau TWRP ke dalam perangkatmu, dan lakukan langkah-langkah sebagai berikut :

  • Lepaskan baterai dari ponselmu, tunggu sekitar 30 detik dan pasang kembali ke tempatnya.
  • Booting perangkat ke dalam ASR (Android System Recovery) mode. Metode ini melibatkan kombinasi tombol hardware dan bisa berbeda-beda antara ponsel satu dengan yang lain. Untuk perangkat Samsung misalnya, kombinasi tombolnya adalah Volume Up+ Home + Power. Untuk tablet yang umumnya tidak memiliki tombol Home fisik, kamu bisa masuk ke Recovery mode dengan cara menekan dan menahan tombol Volume Up + Power secara serempak.
  • Dalam Android System Recovery, gulir ke bawah ke opsi “wipe cache partition” menggunakan tombol volume dan pilih menggunakan tombol Power.
  • Saat kamu telah menghapus data/factory, balik lagi ke menu utama dan reboot perangkatmu dengan menekan opsi  “reboot system now”
  • Jika perangkatmu masih nyangkut alias stuck di animasi booting, maka lepas kembali baterainya dan ulangi lagi langkah-langkah diatas (“wipe cache partition”), dan kali ini juga dengan memilih opsi  “wipe data/factory reset”, lalu reboot perangkatnya.

Metode 2 :

Jika perangkatmu sudah di root dengan CWM Recovery yang sudah terinstal, dan ponselmu mengalami bootloop setelah flashing custom ROM atau mod, maka lakukan langkah berikut ini untuk mengatasinya :

  • Tarik keluar baterainya, pasang kembali setelah 30 detik dan booting perangkat ke dalam CWM Recovery dengan cara menekan tombol Volume Up+ Home + Power secara serempak.
  • Pergi ke opsi “Advanced”
  • Pilih “Wipe dalvik-cache”
  • Lalu pergi ke “Mounts & Storage”
  • Pilih “Wipe /cache”
  • Reboot atau nyalakan kembali perangkatmu.

Dengan melakukan cara ini, semestinya bootloop sudah bisa teratasi. Namun jika masih saja bootloop, maka lakukan langkah berikut ini :

  • Booting kembali ponselmu kedalam CWM Recovery
  • Pergi ke “Mounts & Storage”
  • Pilih “Wipe /data”
  • Pilih “Wipe /cache”
  • Lalu nyalakan kembali ponselmu

Sekarang ponselmu semestinya sudah bisa menyala kembali dengan normal. Jika lain kali kamu akan menginstal ROM, maka selalu ikuti instruksi yang sudah dijelaskan oleh pengembang. Perhatikan lagi peringatan yang ada sebelum bereksperimen dengan mod atau ROM dari pihak ketiga. Selalu pastikan pula apa yang akan kamu instal nanti memang diperuntukkan untuk perangkatmu.

Jika metode diatas tidak berhasil

Jika kamu tidak membuat ponselmu keluar dari masalah bootloop, maka opsi terakhirmu adalah dengan menginstal atau me-restore ulang ROM lama yang sebelumnya sudah kamu backup dengan membawa ponselmu kedalam Recovery mode, atau dengan cara menginstal firmware resmi / factory image ke dalam smartphone atau tabletmu.

Selamat mencoba !

Comments on this entry are closed.