Perbedaan Hacker dan Cracker

by Siti Eka Kurniati on October 7, 2015

Setelah kita kemarin membahas tentang berbagai istilah yang ada di internet, ada satu istilah yang selalu menggelitik jika dibahas yaitu hacker. Masyarakat luas mengenal hacker sebagai ahli IT yang suka membobol keamanan sebuah perangkat lalu mencuri data atau merusak system.

pengertian hacker dan cracker

Sebenarnya, arti istilah tersebut bertukaran dengan istilah Cracker. Yeap, orang awam memang sudah salah kaprah mengenai hal tersebut. Jadi apa sih arti hacker itu sebenarnya? Apa perbedaannya dengan cracker? Simak ulasan berikut ini

Sejarah

Awal mulanya pada tahun 1959 istilah hacker lahir dari sebuah universitas yang ada di Amerika yaitu MIT (Massacusetts Institute of Technology). Sekedar informasi, universitas ini banyak memiliki manusia-manusia smart tetapi banyak yang menganut paham atheis, tidak mempercayai adanya Tuhan. Dan awal tahun 1960, untuk pertama kalinya istilah hacker digunakan pada kalangan anggota sebuah organisasi mahasiswa MIT bernama Tech Model Railroad Club untuk seseorang yang mempunyai keahlian komputer dan dapat membuat sebuah program komputer yang lebih baik daripada program yang telah dibuat sebelumnya. Wah.. beda sekali ya dengan arti istilah hacker jaman sekarang yang cenderung mengarah ke hal negative. Jadi kapan istilah hacker mulai memiliki konotasi negative?

Tahun 1983 badan investigasi Amerika FBI (Federal Berau of Investigation) menangkap beberapa orang yang tergabung dalam sebuah kelompok bernama The 414s bermarkas di Milwaukee, US. 414 sendiri adalah kode local area milik mereka. Seorang pelaku tidak mendapatkan hukuman apapun karena kesaksiannya, dan 5 lainnya mendapat hukuman masa percobaan setelah mereka semua membobol 60 komputer, dari semua komputer tersebut dilaporkan ada komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering juga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Setelah kejadian tersebut, istilah hacker mulai berubah haluan menjadi sebuah istilah yang cenderung pada hal-hal berbau kriminalitas dunia IT. Dan selanjutnya, muncul kelompok-kelompok lain yang menganggap diri mereka sebagai hacker dan melakukan peretasan pada komputer dan kecurangan telepon (phreaking). Hacker sejati (merujuk pada arti awal) tidak suka bersosialisasi dengan mereka dan menyebut mereka sebagai cracker. Sekarang kamu pasti sudah ada gambaran kan bagaimana asal mula cracker dan hacker ini?

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2

Comments on this entry are closed.