Sisi Negatif Aplikasi Gratis

by Ummy Tsabit on March 23, 2016

Kita semua tentu senang dengan yang namanya aplikasi atau game gratisan bukan ? Karena, ide untuk membayar demi sebuah aplikasi, bisa menjadi momok tersendiri bagi sebagian pengguna. Namun jangan salah! aplikasi gratis pun juga tidak luput dari yang namanya kekurangan dan efek negatif. Dan bahkan jika kamu sudah membaca artikel ini, mungkin kamu akan bisa mengambil kesimpulan, bahwa memang sepadan jika kita harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk mengunduh aplikasi berbayar.

efek negatif aplikasi gratis

Coba pikir ! para pengembang aplikasi tentu ingin mendapatkan pendapatan dan butuh makan bukan? Hal ini berarti kerja keras mereka untuk menciptakan sebuah aplikasi atau game harus menghasilkan keuntungan. Disinilah munculnya iklan di sana sini pada aplikasi gratisan bisa menjadi sumber pemasukannya. Mungkin bagi para pengguna, sering munculnya iklan tampaknya tidak menjadi suatu masalah yang besar ketika mereka bisa mendapatkan aplikasi keren tanpa harus mengelurakan biaya ($0). Namun ternyata, menurut sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa aplikasi model seperti ini bisa mempengaruhi pengalaman ber-mobile kita lebih buruk dari apa yang kita pikirkan.

Ingin tahu secara mendalam tentang efek negatif dari sebuah aplikasi atau game gratis? Berikut adalah ulasannya ;

Iklan yang mengganggu

Mari kita mulai dengan poin yang paling mendasar yakni, tak ada seorang pun yang suka dengan iklan. Namun, kita semua harus berurusan dengan iklan yang akan sering muncul di aplikasi gratis karena itu tampaknya seperti alternatif lain yang layak dijadikan sebagai ganti dari mengeluarkan uang untuk membayar aplikasi. Dan tak satu pun dari kita yang senang melihat mereka. Kamu tentu akan sangat terganggu, karena di tengah-tengah permainan ynag seru, pasti akan muncul iklan lewat yang membuat kita menjadi kalah.

Aplikasi freemium bahkan bisa tambah lebih mahal

Game yang berjenis freemium, yakni game yang bisa diunduh dengan gratis, namun untuk memperoleh berbagai fitur atau kemudahan kita harus membayar dengan uang, bisa jadi bertambah boros. Sebut saja Candy Crush Saga, game adiktif yang sangat populer ini termasuk jenis freemium. Mungkin kamu bisa memainkan beberapa sesi game secara gratis, namun lama kelamaan kamu diharuskan untuk membayar agar dapat membuka level selanjutnya, menambah nyawa, ataupun membeli item tertentu. Jadi, jika kamu ingin tetap terus bermain dan melaju ke level berikutnya ? maka bayar dulu !

Dan inilah yang menjadikan Candy Crush, salah satu game dengan pendapatan terbesar saat ini. Di tahun 2014, game ini sendiri mampu meraup lebih dari 1.3 miliar Dollar, yang kesemuanya bersumber dari in-app purchases. Kamu tentu pernah mendengar kisah orang-orang yang rela hingga mengeluarkan uang ratusan ribu hingga jutaan rupiah hanya untuk bisa terus bermain dalam satu game freemium saja. Namun yang lucu, mereka justru tidak mau membeli aplikasi berbayar yang harganya cuma $10-15 dollar namun bebas iklan dan in-app purchases.

Iklan bisa menguras daya tahan baterai

Kamu mungkin berpikir, iklan hanyalah sekedar banner atau sekilas info, namun hal ini benar-benar bisa menyedot daya tahan bateraimu. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh universitas USC, aplikasi yang menyertakan iklan didalamnya, menggunakan sekitar 16% energi baterai atau lebih. Ini sama artinya dengan rata-rata antara 2,5-2,1 jam masa hidup baterai akan terkuras setiap harinya.

Membuat ponsel melambat

Ponsel tentu akan bisa bekerja dengan optimal ketika mereka dalam kondisi baru, namun lambat laun mereka akan melambat dengan seiring berjalannya waktu. Kinerja ponsel yang melambat mungkin bisa diakibatkan oleh beberapa alasan, namun salah satu alasan tersembunyi adalah iklan aplikasi. Masih menurut penelitian yang sama, iklan aplikasi ini bisa membuat waktu CPU 48% lebih lambat, selain juga telah menggunakan 22 % lebih banyak memori dan 56 % lebih pemanfaatan prosesor.

Boros data internet

Mungkin bagi sebagian orang yang memiliki paket data internet yang unlimited dengan jumlah kapasitas hingga 5-10 GB, tak masalah jika mereka harus membutuhkan banyak data untuk bisa bermain game gratis. Namun jika kamu hanya memiliki paket data terbatas, kamu mungkin akan terkendala jika kamu terlalu gila dalam bermain game sehingga boros pemakaian data.

Kenapa bisa begitu? Karena iklan yang muncul di game, tidak akan pernah selalu sama, yang itu berarti informasi ini harus di download setiap waktu, jadi tidak bisa hanya menggunakan memori cache perangkat saja. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa aplikasi dengan iklan akan menguras data dengan angka sekitar 79% lebih. Dan terkadang bisa hingga mencapai 100 %, tergantung pada pemakaian dan aplikasi tertentu yang dijalankan.

Kualitas aplikasi yang buruk

Ada lebih dari sekitar 1.6 juta aplikasi yang dijajakan di Google Play Store, dan yang lebih buruknya, tidak sedikit dari jutaan aplikasi tersebut yang isinya hanya omong kosong dan sampah. Itulah kenyatannya. Tidak ada pengembang yang ingin bekerja ekstra keras hanya untuk membuat aplikasi yang lancar dan memuaskan jika disana tidak ada reward yang bisa didapat. Lain ceritanya jika aplikasinya berbayar, para pengembang diharapkan untuk bisa menjaga aplikasinya tetap berjalan bagus dan agar bisa bekerja sempurna.

Itu tadi sebagian efek negatif dari sebuah aplikasi atau game gratis. Jadi, tidak ada salahnya jika kamu sekarang mulai mempertimbangkan untuk memilih aplikasi yang berbayar dan mau mengeluarkan sedikit uang, demi memperoleh aplikasi berkualitas yang bebas iklan dan lancar digunakan.

Comments on this entry are closed.