Tips memotret binatang dengan kamera smartphone

by aries on August 25, 2014

Bagi kamu para pecinta binatang, tentu ingin memotret hewan favorit yang kamu miliki atau temui. Apalagi jika sedang berkunjung ke kebun binatang, tentu pilihan hewan yang bisa dipotret semakin beragam. Kamu bisa gunakan kamera smartphone untuk membidik hewan-hewan tersebut. Bagaimana agar hasil jepretannya terlihat bagus? Tentunya kamu harus mengetahui terlebih dahulu 8 rahasia memotret pakai smartphone lalu simak tips-tips memotret binatang berikut ini:

Tips memotet binatang

  1. fokuskan ke mata hewan

Bukan manusia saja yang punya emosi, hewan pun juga memiliki emosi. Agar kamu bisa menangkap emosi dan jiwa dari hewan tersebut, fokuskan pemotretan pada mata hewan, tentu foto yang dihasilkan akan lebih hidup dan berjiwa jika mampu merekam tatapan khas dari seekor hewan.

  1. potret hewan saat berinteraksi

Memotret hewan saat sendirian, tentu sudah biasa. Agar lebih menarik, tunggulah sampai hewan tersebut melakukan interaksi dengan sesama hewan yang lain atau bermain di pohon dan air bersama-sama kawanannya. Agar hal itu berhasil, dibutuhkan kesabaran yang tinggi karena proses tersebut tidak bisa kita atur sendiri, terjadi secara alami.

  1. gunakan mode scene ‘sport’

gunakan mode berkecapatan tinggi alias mode sport untuk mengurangi hasil foto yang blur (buram) karena gerakan hewan yang tidak menentu. Untuk binatang yang memiliki kecepatan yang tinggi seperti burung atau ikan, atur tingkat ISO pada level 400 ke atas, atau bisa gunakan auto ISO. Disamping itu, gunakan fitur continuous shot jika tersedia supaya tidak ada momen bagus yang terlewatkan, karena fitur ini memang untuk memotret objek gerak. Jika tidak ada, kamu bisa install aplikasi continuous shot yang banyak tersedia di Play store ataupun iOS Store.

  1. perhatikan kondisi cahaya

memotret hewan diluar ruangan tentu membutuhkan pencahayaan yang cukup, namun jangan sampai berlebihan. Memotret binatang di pagi hari merupakan waktu yang paling tepat. Jika kita memotret di siang hari, teriknya cahaya matahari akan berakibat kurang bagus pada hasil foto karena cahayanya terlalu kuat dan kontras. Selain pagi hari, sore hari juga merupakan waktu yang baik untuk memotret hewan.

  1. perhatikan pagar pembatas dan pagar kawat di kebun binatang

Jika kamu memotret binatang di kebun binatang, tentu ada batasan jarak yang tidak boleh dilewati oleh pengunjung. Untuk itu, jangan lewati pagar pembatas yang ada. Adanya pagar kawat kurungan hewan tentu juga bisa mengahalangi objek dan merusak pemandangan objek yang akan dibidik. Untuk itu, hindari munculnya pagar kawat pada hasil foto. Caranya, tempelkan smartphone sedekat pada pagar kawat, lalu gunakan mode portrait.

Comments on this entry are closed.