Tips memotret momen lebaran dengan smartphone kamera

by aries on July 27, 2014

Lebaran merupakan momen berharga yang selalu dinanti-nantikan semua umat muslim di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Banyak warga yang merantau di kota besar, memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahim dengan sanak saudara di kampung halaman. Peristiwa yang terjadi satu tahu sekali ini, tentu tak ingin dilewatkan dengan sia-sia. Setiap orang pasti ingin mengabadikan momen penuh suka cita ini.

Tips memotret momen lebaran dengan smartphone kamera

Berikut adalah beberapa tips memotret saat-saat lebaran agar mendapatkan hasil terbaik:

  • Di era smartphone ini, mayoritas masyarakat lebih memilih memotret dengan menggunakan smartphone daripada menggunakan kamera digital atau kamera SLR karena jauh lebih ringkas dan praktis dibawa ke mana saja. Untuk itu, pilih smartphone yang bagus untuk foto selfie. Karena kalau untuk selfie saja sudah bagus, otomatis teknologi kamera utamanya semakin oke.
  • Pastikan baterai smartphone kamera terisi penuh dan persiapkan pula kartu memori yang besar. Pelajari semua fitur dan pilihan mode yang terdapat pada kamera smartphone. Tambahkan pula aplikasi pengolah foto yang lebih lengkap jika perlu, baik secara gratis atau berbayar.
  • Tentukan objek yang akan dipotret. Dalam perjalanan mudik, seringkali kita melihat berbagai macam objek foto yang menarik. Supaya terencana, pilih objek apa saja yang ingin dipotret. Jangan lupa siapkan pula alternatif objek untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak terduga, misalnya karena macet, masalah kendaraan, ataupun hujan deras. Untuk itu, akan lebih baik sebelum pulang kampung pantau cuaca dengan aplikasi ramalan cuaca.
  • Jika kamu sangat suka untuk berbagi informasi ke jejaring social, potretlah objek secara detail, seperti tempat kuliner yang asyik, menu dan harga yang tertera, ataupun suasana menarik di sekitar restoran. Kamu juga bisa memotret tempat-tempat ibadah dan fasilitas umum yang nyaman selama perjalanan mudik untuk dibagaikan ke yang lain.
  • Potret objek sedekat mungkin. Jika jaraknya terlalu jauh, momen penting yang diabadikan akan menjadi kurang jelas dan kualitasnya kurang bagus.
  • Jika kamu bosan menunggu dikala sedang macet, kamu bisa memotret orang-orang disekitar kamu yang memiliki kisah menarik. Seperti saat orang berdesak-desakan di stasiun, pengendara motor yang kelebihan muatan, rangkaian mobil yang merayap saat macet, ataupun tempat-tempat menarik seperti pantai, pusat kerajinan batik atau candi.
  • Sesudah sampai di kampung halaman, biasanya dijumpai banyak hal yang kini jarang dijumpai di kota-kota besar. Suasana desa yang tenang, persawahan, pasar tradisional, sungai yang jenih, dan pegunungan bisa menjadi objek yang menarik.
  • Semua orang pasti menampakkkan raut muka bahagia dan penuh canda tawa disaat Lebaran. Ini merupakan nilai plus tersendiri, karena ekspresinya sangat alamiah. Maka dari itu, potretlah secara diam-diam (candid) sanak saudara dan teman disaat sholat Idul Fitri, takbiran, ataupun saling bersilaturahim untuk mendapatkan hasil foto yang alami dan bagus. Jangan gunakan lampu Flash, karena itu akan mengagetkan mereka dan membuat kamu ketahuan. Hindari pula untuk menggunakan zoom, karena akan mengecilkan resolusi kamera dan membuatnya pecah.

Itulah beberapa tips untuk mengabadikan momen penting saat lebaran. Selamat mencoba! Dan tak lupa, kami ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H. Mohon Maaf Lahir Batin.

Comments on this entry are closed.