Tips Mendapatkan Foto Terbaik Dengan Kamera Smartphone

by Ummy Tsabit on January 19, 2016

Setelah pada artikel sebelumnya dibahas lengkap tentang teknologi canggih dari kamera smartphone, kini giliran akan kami ulas tentang bagaimana tips mendapatkan hasil gambar terbaik menggunakan kamera smartphone Android. Kamu tidak perlu membeli salah satu smartphone dengan kamera terbaik untuk bisa mendapatkan hasil foto yang keren, karena hanya dengan menggunakan ponsel kamera yang standar pun kamu sudah bisa mendapatkannya. Kucinya adalah, dengan mengetahui tentang tips dan trik bagaimana cara mendapatkan gambar terbaik. Untuk itu, akan kami ulas secara lengkap dalam tips-tips berikut ini ;

Bersihkan lensa kameramu

Langkah pertama yang perlu kamu mulai ketika mencoba mengambil gambar yang bagus adalah dengan membersihkan terlebih dahulu kamera ponselmu. Karena, seiring waktu lensa kamera akan menjadi kotor dan akan menghasilkan gambar yang buram. Jadi, setiap kali kamu ingin mengambil gambar, maka cepat bersihkan lensa kameramu dengan menggunakan kaosmu terlebih dulu untuk menghilangkan kotoran.

Potret dalam moda Landscape

Kita biasanya menjadi terbiasa dengan format media 16: 9 dan sebagai konsekuensinya, gambar yang diambil dalam moda portrait cenderung terlihat canggung sekarang. Kecuali ada alasan penting yang mana kamu membutuhkan pengamnbilan gambar yang terlihat lebih panjang, maka hasil gambarnya hampir selalu lebih baik jika diambil dalam moda landscape.

Hindari menggunakan lampu Flash sebisa mungkin

Bahkan pada kamera DSLR sekalipun, fungsi lampu kilat umumnya akan lebih baik disimpan untuk keadaan darurat saja. Jika kamu dapat menggunakan cahaya alami untuk menerangi objek atau subjek yang akan kamu potret, maka jangan gunakan lampu flash, karena kamu tentu ingin gambar yang kamu ambil terlihat alami, bukan?

Ada tempat dan waktu tersendiri dimana lampu LED Flash pada kamera smartphone baik untuk digunakan, namun berhubung lampu Flash seringkali diletakkan sangat dekat dengan lensa kamera, maka lampu tersebut bisa memiliki efek silau yang mengganggu. Jika cahaya alami kurang memadai, lebih baik tingkatkan exposure value (EV) dan ISO pada kameramu untuk membantu mendongkrak kecerahan. Namun perlu juga dicatat, bahwa dengan meningkatkan level ISO juga akan meningkatkan noise (efek berpasir) pada hasil gambarmu nanti.

Pengecualian dari aturan ini adalah, ketika kamu mengambil gambar di siang hari saat matahari tepat berada di belakang objek atau subjek fotomu. Tentu saja, jika kondisinya seperti itu, maka coba gunakan lampu kilat untuk menerangi wajah atau detail yang lain yang semestinya berada dalam bayangan.

Jangan pernah gunakan digital Zoom

Digital zoom terkenal bisa menghancurkan hasil foto smartphone. Kecuali kamera ponselmu memiliki optical zoom, di mana lensa kamera sebenarnya menjorok keluar dari perangkat (seperti yang terdapat pada Samsung Galaxy K Zoom ), semua yang dilakukan zooming hanyalah memperbesar dan memotong gambar, bukannya memperdekat objek.

“Lalu bagaimana jika saya hanya melakukan zooming setelah saya telah mengambil foto?” jika kasusnya seperti itu, ya, maka kamu bisa melakukannya – dan itu intinya! Digital zoom hanya untuk sekedar mempersempit pilihan editing untuk gambarmu. Jadi, ambil foto yang diperbesar sepenuhnya (zoomed-out), kemudian potong secara manual jika kamu ingin.

Periksa detil spesifikasi kamera saat memotret

Kita semua pasti memiliki beberapa foto yang hasilnya sangat bagus namun yang lainnya bisa cukup mengerikan. Jadi, setiap kali kamu mengambil entah itu foto yang bagus atau foto yang buruk, maka coba cek detail dari foto tersebut untuk melihat berapa level ISO, exposure time, dan aperturenya supaya bisa kamu jadikan patokan untuk pemotretan selanjutnya.

Dengan cara ini, kamu akan perlahan-lahan mulai mempelajari setingan mana yang akan bekerja dengan paling baik dengan kondisi cahaya tertentu. Hal ini akan sangat berguna bagi foto yang menggunakan moda ‘Auto’, sehingga kamu bisa mendapatkan feel dengan setingan kameramu untuk secara default yang kemudian bisa kamu sesuaikan dengan tepat.

Gunakan moda HDR

HDR meruapakan pilihan moda yang bagus untuk pengambilan foto dari objek yang diam (tidak bergerak), selama kamu memiliki tangan yang stabil dan tenang (tidak goyang). Dengan moda HDR (High Dynamic Range), akan memastikan bahwa cahaya dan bayangan dalam foto akan terekspos secara merata. Hal ini akan sangat berguna utuk foto dengan kontras yang tinggi.

Moda HDR akan membutuhkan dua foto atau lebih dari exposure yang berbeda secara hampir terus menerus, kemudian akan mengkombinasikan mana foto yang terbaik dan tercerah dari beberapa foto tadi utnuk dijadikan kedalam satu foto. Jadi, kamu perlu menjaga agar kameranya super seimbang, atau jika tidak, hasil fotomu akan menjadi blur.

Gunakan filter

Memang, banyak orang diluar sana yang mencemooh pada semua filter yang indah yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan hasil foto. Tapi bagi fotografer smartphone biasa, filter foto seperti hitam putih, retro, windermer, dan filter hipster yang lain benar-benar mampu menambahkan karakter ke dalam foto. Kebanyakan smartphone Android biasanya sudah dilengkapi dengan filter bawaan yang bagus, namun jika kamu ingin sesuatu yang lain, maka kamu bisa mencoba menggunakan  aplikasi filter foto “Pixlr” sebagai pilihan yang menarik.

Itu tadi beberapa tips untuk mendapatkan hasil foto terbaik menggunakan kamera smartphone. Selamat mencoba !

Comments on this entry are closed.